REBMAGZ

Debut Album Frau – Starlit Carousel Resmi Diluncurkan Secara Digital

Starlit Carousel adalah salah satu rilisan anyar yang paling ditunggu kehadirannya di tahun 2010. Muncul dalam format mini album di medio 2009 (Musicbox Records) bersama salah satu materi pencuri perhatian: Mesin Penenun Hujan, membuat solois perempuan muda asal Jogja ini menjadi buah bibir banyak kalangan pemerhati musik. Ia adalah Leilani Hermiasih Suyenaga. Lebih akrab di telinga dengan sapaan panggung Frau. Ya, Frau. Perempuan belia yang sepertinya baru memasuki fase dewasa awal. Menurut testimoni banyak orang, ia biasa saja. Tak jauh beda layaknya perempuan kebanyakan seusianya. Namun, di balik kesan biasa yang terbayang, Frau adalah perempuan yang memiliki talenta tak biasa.

Berbekal segudang imajinasi positif dan upaya tulus untuk mewujudkan kecintaannya terhadap musik, bersama “teman” pilihannya Oskar, Frau memberi bukti. Oskar adalah nama yang diberikan oleh Lani untuk digital piano yang selama ini menemaninya bermain dan mencipta lagu. Starlit Carousel EP menjadi bukti awal penggoda kemunculan Frau tahun lalu. Dan kini, tepat hari ini, versi penuh Starlit Carousel sebagai sebuah debut album resmi dirilis secara digital via Yes No Wave Music. Lewat album ini, Frau seraya memberi bukti (lagi) dan menegaskan bahwa dirinya benar-benar patut diperhitungkan.

Walau hanya 2 materi segar dari 6 materi yang ditawarkan Frau dalam rilisan ini: Sepasang Kekasih Yang Pertama Bercinta Di luar Angkasa dan Glow, sedang selebihnya merupakan materi lama yang sebelumnya juga terdapat pada versi EP, album ini tetap mendapat posisi layak rekomendasi. Bukan hanya karena sisi teknis dan tawaran komposisinya yang minimalis namun rapi dan sangat konseptual. Tapi lebih dari itu, nuansa keikhlasan dan kepasrahan, atau dalam tingkatan yang lebih tinggi: kecintaan beraroma spiritual yang keluar dari “mulut” Oskar yang berpadu dengan lantunan syair kontemplatif dari mulut Lani begitu kental menghipnosis. Frau berhasil mengimplementasikan totalitas penghayatan dalam lagu-lagunya, hingga membuatnya menjadi bernyawa dan memiliki daya pikat. Jujur saja, saya hanyut.

Album ini memang tak sedikitpun (hingga sejauh yang saya tangkap) secara telak menawarkan irama-irama gospel. Namun penataannya mengondisikan keadaan selayaknya menghayati lagu-lagu peribadatan dalam sebuah resital piano khusus. Mungkin saja hal ini terinspirasi dari apa yang ditawarkan Andrew Lloyd Webber lewat proyek rock opera musikal bernama Jesus Christ Superstar, di mana grup ini menyoroti tema-tema dengan nafas biblikal dan mengingat Frau juga terpengaruh olehnya. Meski secara musikal dan –mungkin–  konsep tematik antar keduanya sangat berbanding terbalik. Hanya saja jika sebuah karya sudah menyentuh irama atau komposisi nada di ranah ini, tak bisa terelakkan akan menghasilkan output dengan daya hipnosis tinggi dan menghanyutkan.

Sebenarnya saya tidak ingin mengulas tuntas dan mengupas habis Lani dan Oskarnya sekarang. Frau telah masuk daftar wajib wawancara Rebelzine untuk format e-book/e-zine edisi yang akan datang. Jadi,  lebih jauhnya akan ada pada terbitan temporal kami tersebut. Di sana akan dibeberkan pengakuan dan pertanggungjawaban Frau atas apresiasi kami lewat kalimat tanya.

Sebagai info tambahan, selain dirilis secara digital lewat Yes No Wave album ini juga akan dikeluarkan format fisik CD-nya oleh Cakrawala Records dan didistribusikan  oleh Demajors.

Teks: Zelva Wardi

Frau – Starlit Carousel Download via Yes No Wave

Track List:
1. I’m a Sir
2. Mesin Penenun Hujan
3. Salahku, Sahabatku
4. Rat and Cat
5. Sepasang Kekasih Yang Pertama Bercinta di Luar Angkasa
6. Glow

Iklan

3 comments on “Debut Album Frau – Starlit Carousel Resmi Diluncurkan Secara Digital

  1. fandiabdullah
    Maret 12, 2010

    Teaser yang mampu membuat saya memutuskan utk membeli albumnya jika sudah rilis kelak. Beberapa kali bulu kuduk berdiri mendengar materi yang terdapat di mini album ini. Ditunggu versi wawancaranya bang zelva.

    • rebelzine
      Maret 12, 2010

      Nikmati dulu saja versi digitalnya, Fan. Ini album penuhnya bukan EP. Jumlah materinya emang sedikit, sama kayak EPnya. Cuma bedanya ada 2 lagu di album ini yg ga ada di EP. Dan 2 lagu yang ada di EP ga ada di album ini. Saya sebenernya jg bingung kok ga dimasukin semua yg ada di EP. Jd kan biar banyak gitu. He.. Tp gatau yg nanti dirilis fisiknya bakal ada materi tambahan atau ga. Kita tungu saja.. 🙂

  2. Ping-balik: Frau Rilis Gratis Album “Happy Coda” | REB Magazine

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Maret 11, 2010 by in INFO and tagged , , , , , .
%d blogger menyukai ini: