REBMAGZ

Korine Conception – Glow In Transparancy Aurora: Entitas Kemurungan dan Perspektif Egois Tentang Kesendirian

Sebelum jari-jari saya benar-benar lekat bersetubuh dengan keyboard komputer di sebuah momen jelang siang guna meresensi produk musik asal Medan ini, keseluruh materi yang terdapat di dalamnya tuntas saya susupkan ke dalam telinga sekitar tiga atau empat kali putar. Untuk standar kejiwaan yang nyaris hiper-imajinatif dan labil seperti saya, produk audio dengan aura pengundang seperti ini memang pas untuk dijadikan kawan baik. Atau minimal sekali sekadar untuk meredam emosi negatif sebelum melakukan ritual kesendirian. Reaksi kimianya mampu mengeluarkan sengatan sejak awal.

Kesan dingin quite/loud-touched yang tak serampangan di dalam album Glow in Transparancy Aurora milik Korine Conception ini benar-benar terasa. Mereka mengemas wilayah khayal tanpa batas dengan mengonversikannya ke dalam karya audio-imajiner yang jelas dan rapi. Dan saya pikir, delapan trek matang yang mereka suguhkan mampu menjawab keterwakilan emosionil berbagai kalangan “pemerhati sepatu” akut.

Saya mencoba melepaskan sudut penilaian mengidentik-identikkan dengan Si Ini dan Si Itu sewaktu menikmati album ini. Lebih melibatkan unsur emotif. Dan usaha keras sektet Medan ini memang patut diberi pengakuan. Apalagi mereka terbilang cukup lama malang-melintang di scene musik independen di kotanya, sejak 2003.  Mereka konsisten dengan jalur musik yang tak jauh-jauh dari ranah apresiatif para pemimpi berkarakter introvert: post-rock, dream-pop, shoegazing, ambient, space-rock. Yang mana teritori genre tersebut juga dianut oleh idola-idola mereka, seperti Cocteau Twins, Sigur Ros, My Bloody Valentine dan Slow Dive.

Delapan trek dingin yang matang dan rapi selama total 44:52 menit, dengan durasi rata-rata 5:56 menit per- lagu memiliki kemampuan pikat kuat dari sisi teknis. Sehingga berhasil mendorong terciptanya perasaan subjektif dalam memaknai gelap, kemurungan, alienasi, dan –mungkin– keputusasaan yang atmosferik juga dramatik.

Jujur saja, sebelum saya mendengarkan keseluruh karya Korine Conception ini, sempat terbersit dalam benak untuk mengguyon dengan mempertanyakan kesan “dingin” dan “reda” yang mereka gambarkan dalam menjelaskan aliran musik. Alasan tak berdasar saya adalah berkenaan dengan citra kultural-genetik manusia di kota kelahiran mereka yang terkesan “keras”, “kasar”, dan “ekspresif”. Ha-ha-ha… Tapi saya kira itu sangat-sangat tidak perlu. Yang ada saya hanya akan menertawakan diri sendiri nantinya. Pandangan tersebut sudah dapat terpatahkan hanya dengan mendengar rilisan penuh pertama milik mereka ini. Tanpa perlu buang waktu untuk adu argumentasi yang tidak penting.

Nilai lebih album ini di mata saya –selain dari sisi teknis– adalah pengondisian trek demi trek yang sepertinya cukup dipikirkan. Saya mendapati unsur dramatisasi layaknya ketika masuk ke dalam sebuah cerita fiksi sureal sewaktu mendengarkan materinya satu per-satu. Disambut, dijamu, diberi konflik, lalu dipersilahkan pulang dengan penuh pertanyaan. Karena, ketika masuk ke dalamnya, kita tidak akan pernah dipertemukan dengan jawaban konkret atas upaya pelarian diri yang kita ambil.  Dan 2 materi  instrumental: Lost Imaginary serta Sillhoute of F’ie Dansi yang ditempatkan sebagai trek pembuka (intro) dan penutup (outro) saya pikir cukup mewakili hal itu. Seperti prolog dan epilog “bisu” dalam sebuah karya tulis. Keduanya memiliki andil dalam “menjebak” penikmatnya untuk melalui momen demi momen.

Penasaran? Silahkan unduh rilisan Korine Conception: Glow in Transparancy Aurora via situs www.bfwrecordings.com. Net-label asal Manchester, UK tersebut menerima cv anak-anak muda Medan ini dengan portfolio emosionil yang segaris. Sebagai informasi, BFW Recordings memberikan alternatif publikasi produk sebuah band lewat jalur net-release di bawah lisensi creative commons –sama halnya dengan net-label lainnya– dengan spesialisasi genre di wilayah ambient, shoegaze, indie, glitch, experimental, dan electronica. Dan album debut Korine Conception adalah salah satu rilisan teranyar yang diorbitkan sejak 8 Februari lalu oleh net-label tersebut.

Teks: Zelva Wardi

Korine Conception – Glow in Transparancy Aurora Download via BFW Recordings

Korine Conception adalah:

  • Dandy Age (Vox)
  • Boby (Guitars)
  • Pacol (Guitars)
  • Opin (Bass)
  • Fandhy (Keyboards)
  • Citra (Drums)

Daftar trek:

  1. Lost Imaginary (04:51)
  2. Like A Ghost (05:35)
  3. Glow In Transparancy Aurora (05:33)
  4. Eleanor Whisper (07:06)
  5. The Moon With A Melody (06:21)
  6. Unexpected Secret Story (07:12)
  7. This Mess Around (04:36)
  8. Sillhoute of F’ie Dansi (03:34)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Februari 23, 2010 by in RESENSI ALBUM and tagged , , , , , , , .
%d blogger menyukai ini: